thevaj on the move!!


Session Filter di Tomcat 5.5

Posted in java by gawean on the June 23, 2008

Saat itu waktu sudah menunjukkan jam 19 lewat sekian dan saat itu pula aku masih stay di offis untuk ngurusin yg namanya user management pada sebuah aplikasi Content Provider. Schema sudah ada, prototype sudah disiapkan, business flow sudah pernah dibahas sebelumnya, tapi sekarang masalah security, antara Authentication dan Authorization. Aplikasi yang didevelop memakai teknologi struts v.1.3 sebagai frontend nya dengan iBatis untuk level persistence. Cuman diantara kedua layer itu ga dikasih jembatan EJB. Ini langsung maen tembak dari struts Action ke Business Object. Baru dari Business Object langsung nembak ke DAO.

Terbayang dibenakku, hendak memakai framework Acegi. Tapi koq sepertinya ga sebanding dengan aplikasi yang dikembangkan. Soalnya, yg dibutuhkan cuman security untuk user login dengan hak akses berdasar role yg dimiliki setiap user. Saya cuman butuh URL filter, user session, dan hak akses. Ga sampai pada security method ataupun class. Jadi saya rasa ga butuh Acegi.

Untuk URL Filter, tinggal dibuat session filter yg dimapping pada sebuah class.

Untuk user session, tinggal membuat session sesaat setelah user berhasil login.

Untuk hak akses, dibuat dengan cara sederhana, maen if-then-else di file menu.jsp. Jika user yg login punya hak akses pada screen yg bersangkutan maka link pada menu itu ditampakkan dan seandainya ga punya role, yaa link nya ga ditunyukkan.

Masalah baru muncul tatkala session filter yg saya buat, ternyata belum bisa jalan di Tomcat 5.5 dengan JDK1.4.2. Session filter itu running cukup baik di tomcat 6 dengan jdk1.5. Kenapa yaa..apa yg terjadi? Koq bisa begitu?

Mencari Ide di Kamar Mandi

Posted in popular psychology by gawean on the June 23, 2008

Kita sebagai manusia, tentu tak bisa lepas dari masalah. Cobaan demi cobaan datang silih berganti. Setelah selesai cobaan yg satu, datang cobaan lain yang tingkatnya lebih rumit dipecahkan. Dan kadangkala kita butuh ide-ide tertentu untuk masalah-masalah yg tertentu pula. Lalu dimana kita bisa mendapatkan ide demi menyelesaikan masalah-masalah yg kita hadapi itu? Ada yang biasanya mencari id ke tempat-tempat ibadah, masjid, gereja, pura, wihara, kuil. Ada juga yang pergi ke hutan belantara, ada yg ke gunung, bahkan ada yg ke kuburan…minta ke Sing Mbaurekso. :)

Tapi, Percaya ga klo kamar mandi itu bisa mendatangkan ide?

Kalau saya jelas-jelas ndak percaya dan ga akan percaya, ide koq dari kamar mandi. Munculnya ide itu dari proses pikiran yg dilandasi dengan norma-norma (value dan belief) sesuai yg diyakini dalam hati.

Tapi klo dibilang, kita bisa mendapatkan ide di kamar mandi..saya baru percaya. Mau tau caranya?begini…

Coba, disaat kita hendak masuk ke kamar mandi, pastikan kita punya masalah yg hendak dipecahkan. Usahakan, kita focus pada masalah itu. Sesaat setelah masuk kamar mandi, tutup pintu dan jangan lupa, kunci pintunya….biar orang-orang yang ga berkepentingan, tidak masuk kesitu.

Lalu, coba tenangkan diri, kita ga perlu khawatir ada orang laen disitu karena pintu sudah terkunci. Juga hilangkan rasa malu…didalam kamar mandi, kita menjadi penguasa. Kekuasaan ada ditangan kita. Apapun dapat kita lakukan tanpa perlu merasa curiga.

Ambil posisi yg tepat. Kita bisa duduk atau berdiri. Lalu pejamkan mata…nikmati keheningan suasana kamar mandi. Klo yg terbiasa dengan musik, bila melakukannya dengan membuka kran air tapi ga usah terlalu besar alirannya. Biar gemericik air menemani kita disitu. Nikmati suara gemerik air itu….hirup udara (tapi ga usah banyak2 klo ga tahan ama bau kamar mandi)….ga usah terlalu banyak bergerak, biarkan hati kita menikmati suasana kamar mandi….tenangkan diri, hingga seolah-olah diri kita menyatu dengan alam…kita adalah bagian dari alam. Anggap bahwa manusia adalah makhluk lain..makhluk selain kita. Kita bukanlah manusia..tapi kita adalah bagian dari alam.

Renungkan…perhatikan masalah yg sedang menerpa, ambil poin-poin penting dari masalah itu..hilangkan pengaruh teman, keluarkan value dan belief yg kita miliki. Ga usah memikirkan pacar, atasan, polisi, apalagi uang. Bayangkan bahwa kita ga butuh itu semua karena kita adalah bagian dari alam, kita bukanlah manusia….ga ada pengaruh lain selain yg dating dari value dan belief yg bersemayam dihati kita.

Ambil beberapa alternative solusi dari masalah itu. Bayangkan beberapa hal yg kira-kira bisa mengatasi masalah tadi. Lihat sisi negative dan positifnya. Bandingkan kedua sisi itu, dan acuan kita adalah yg dating dari dalam hati bukan opini orang lain.

Tetap tenang…focus pada satu masalah…ambil beberapa solusi…lihat sisi negative dan positif….tanyakan pada hati kita, mana yang paling bermanfaat….hati kita pasti akan menjawabnya. Bukalah pikiran lebar-lebar…hilangkan sekat-sekat pikiran yang menghambat…coba berpikir terbuka…apa adanya.

Terakhir, tetapkan pilihan pada satu alternative solusi. Yakinkan diri kita terhadap solusi itu…buatlah hati dan pikiran menjadi yakin bahwa solusi itu bisa memecahkan persoalan. Katakan “Bisa…” pada diri kita. Kita pasti bisa memecahkan masalah dengan solusi yg sdh kita pilih itu. Jika sudah cukup yakin dengan solusi itu, maka bukalah mata, genggam tangan kita, yaa..kita adalah bagian dari alam. Apa yang kita pikirkan akan diikuti oleh alam…alam akan segera membimbing kita untuk memecahkan masalah. Ingat baik-baik pada solusi itu dan jangan pernah berganti ke alternative yg lain. Tetap focus dan perjuangkan…..

Setelah solusi itu didapat, tibalah saatnya kita melakukan hal lain yang ingin kita lakukan dikamar mandi…mau mandi, gosok gigi..ato yang lain silaken…J yg penting tujuan kita sdh tercapai, kita sdh dpt solusi atas masalah kita.

Dan pintu pun bisa segera kita buka….keluar dari kamar mandi….lihat..betapa Tuhan sudah menyediakan alam yang akan membantu kita mengatasi persoalan hidup. Syukuri apa saja yg ada di alam ini karena mereka akan membantu kita memecahkan persoalan hidup.

Inti dari tulisan ini adalah, bahwa kamar mandi bukanlah tempat yang mustahil bagi orang untuk mencari ide. Orang hanya butuh modal ketenangan untuk bisa mengeluarkan ide. Hati kita sudah memiliki value yg bisa dipercaya….ada belief yang akan mengontrol perilaku. Jasad hanyalah bagian dari alam…

Semoga bermanfaat.

Jika percaya…silakan pikirkan baik2, klo ga percaya..silakan protes…